Obyek wisata Plangon terletak di sebelah selatan pusat pemerintahan
kabupaten Cirebon di desa Babakan kecamatan Sumber – Cirebon.Lokasi
wisata yang dihuni oleh ratusan kera ekor panjang ini dapat dicapai
sekitar satu jam perjalanan dengan kendaraan bermotor dari stasiun
kereta api Kejaksaan Cirebon.Namun jangan khawatir karena pintu masuk ke
area wisata yang berada tepat disisi jalan utama Cirebon Cilimus
sehingga mudah untuk ditemukan.
Di lokasi wisata yang berupa hutan perbukitan ini dapat ditemukan
jejak peninggalan Islam di tanah Cirebon berupa dua buah makam penyebar
agama Islam yaitu Pangeran Panjunan dan Pangeran Kejaksan yang hidup di
zaman perkembangan Islam di Cirebon.
Memasuki lokasi obyek wisata Plangon, pengunjung harus melewati pintu
gerbang yang berupa Gapura.Bentuk gapura dari pintu gerbang ini hampir
sama dengan bentuk gapura yang banyak ditemui di wilayah Cirebon yang
mengadopsi bangunan berbergaya Hindu dengan terdiri dari susunan batu
bata dan di cat warna merah.Di gerbang ini pengunjung akan dipungut
biaya masuk sebesar Rp.5000.
Selanjutnya untuk mencapai puncak bukit, pengunjung wisata harus
menaiki ratusan anak tangga.Dipuncak bukit terdapat makam Pangeran
Panjunan dan Pangeran Kejaksan dan selalu ramai diziarahi setiap tanggal
27 Rajab dan 2 Syawal di penanggalan Islam.Letak makam sendiri berada
pada sebuah bangunan yang didominasi warna merah.
Saat menuju puncak bukit jangan lupa untuk membawa sedikit makanan
kecil berupa kacang agar anda dapat menyaksikan kerumunan kera yang
mendekat meminta makanan.Menurut penduduk sekitar , kera – kera yang
menghuni obtek wisata Plangon ini terdiri dari tiga kelmpok besar yang
masing – masing mempunyai wilayahnya sendiri .
Kelompok pertama berada di bagian bawah yang biasa menyambut
pengunjung saat memasuki area wisata.Kelompok kedua berada ditengah yang
tersebar di sepanjang jalan menuju puncak bukit dan kelompok terakhir
menghuni puncak bukit di sekitar bangunan makam.
Tidak diketahui secara pasti darimana asal usul kera – kera ekor
panjang yang menghuni kawasan hutan Plangon ini.Namun dipercaya
keberadaannya telah ada sejak ratusan tahun yang lalu.
Menyaksikan tingkah polah hewan yang pandai bergelantungan ini
membuat pengunjung wisata sedikit terhibur dan sejenak melepaskan diri
dari kepenatan aktivitas harian.Namun bagi pengunjung yang membawa anak
kecil harus tetap dijaga dan berhati – hati agar terhindar dari bahaya
akibat ulah kera yang terkadang nakal.

