Docang
adalah kuliner khas Cirebon yang bisa dikatakan paling unik. Unik dari
segi latar belakang sejarahnya, unik dari bahan pembuatannya, juga unik
dari segi rasanya. Dari sisi sejarahnya, nampaknya ada dua versi sejarah
mengenai Docang ini.
Versi
pertama, konon Docang pada awalnya digunakan salah seorang Pangeran
untuk meracuni para Wali, namun ternyata tidak berdampak apa-apa dan
justru menjadi makanan kesukaan para Wali. Versi lainnya menyebutkan
bahwa pada awalnya, Docang berasal dari sisa makanan para Wali yang
tidak habis dan kemudian sengaja diolah lagi, yang kemudian menjadi
kuliner baru, yaitu Docang.
Bagaimanapun
sejarahnya, Docang sudah menjadi kuliner khas Cirebon yang paling unik.
Docang berisi lontong, daun singkong, tauge, parutan kelapa, krupuk,
serta kuah unik yang terbuat dari dage dalam bahasa Cirebon, atau oncom dalam kosa kata Sunda.
Kuah
inilah yang membuat Docang bercita rasa begitu khas dan unik. Bagi para
penggemarnya, docang biasa disantap di pagi hari, bisa juga di malam
hari. Di kota Cirebon, ada penjual Docang yang sangat terkenal hingga
saat ini, yaitu:
1. Docang
jalan Siliwangi. Tepatnya, warung docang ini ada di seberang pintu
masuk Stasiun Kereta Api Kejaksan kota Cirebon. Yang penulis
CirebonKuliner tahu, warung docang ini biasa buka dari dini hari sekitar
pukul 2 pagi dan habis sekitar pukul 11 siang.
2. Docang
Kesambi yang terletak di kawasan Kesambi, tepatnya di sebelah kiri,
sebelum rel kereta, kalau dipetakan dari arah LP Kesambi.
Dari segi rasa, docang Kesambi memang nikmat. Kuah dage dan
bahan-bahan lainnya berpadu menghasilkan rasa khas yang pas. Bagi yang
belum terbiasa, memang bisa dibilang rasa docang agak aneh. Tapi bagi
para penggemarnya, docang adalah kuliner yang lezat.
3. Docang "Pak Kumis" yang biasa berjualan pagi hari di jalan Tentara Pelajar, tepatnya di seberang Toko Kue dan Roti "Ruby."
Kuliner
khas Cirebon yang satu ini memang bisa disantap di pagi hari maupun di
malam hari. Dan Docang"Pak Kumis" ini biasa berjualan di pagi hari. Dan
setiap pagi, Docang "Pak Kumis" ini memang selalu dikunjungi para
pelanggannya yang sudah tahu kelezatan Docang "Pak Kumis."
